polbatang-menuju-kampus-bertaraf-internasional Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian RI, Ir Momon Rusmono dalam Serah Terima Jabatan Direktur Polbangtan Yogyakarta Magelang di kampus setempat, Rabu (14/11/2018). (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)


yvesta
Polbatang Menuju Kampus Bertaraf Internasional

SHARE

KORANBERNAS.ID -- Politeknik Pembangunan Pertanian (polbangtan) Yogyakarta-Magelang diharapkan bisa segera menjadi Kampus Bertaraf Internasional. Berbagai persiapan perlu dilakukan menuju cita-cita tersebut.


"Salah satunya dengan meningkatkan kemampuan berbahasa asing, terutama Bahasa Inggris. Kemampuan bahasa tersebut tidak hanya digunakan dalam proses pembelajaran namun dalam keseharian," ungkap Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian RI, Ir Momon Rusmono dalam Serah Terima Jabatan Direktur Polbangtan Yogyakarta Magelang di kampus setempat, Rabu (14/11/2018).

  • Karet Celana Impor Pak..
  • Sandiaga Uno Datang, Pedagang Pasar Berebut Selfi

  • Dosen yang kompeten juga perlu meningkatkan kapasitas dirinya. Sehingga mereka memiliki daya saing dalam berkompetisi di era global.

    Diantaranya melalui studi lanjut ke jenjang Magister dan Doktoral. Selain itu menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam rangka mempublikasikan karya ilmiah dan hasil penelitian.

  • Urus Izin UMK Cukup di Kecamatan
  • Peringati Hari Pahlawan, DPRD DIY Gelar Wayang Kulit

  • "Hasil penelitian dan karya ilmiah perlu diviralkan karena selama ini masih banyak kampus yang jago kandang dalam penelitian. Ini yang perlu diubah agar bisa menjadi kampus yang bertaraf internasional," tandasnya.



    Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian RI, Ir Momon Rusmono. (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

    Momon menambahkan, pembangunan karakter juga harus menjadi orientasi pendidikan. Perguruan tinggi harus mampu menciptakan atmosfir yang kritis, kreatif, komunikatif dan kolaboratif. Salah satunya dengan meningkatkan literasi teknologi, budaya dan membaca.

    "Kita perlu meningkatkan daya baca, tidak hanya minat baca," imbuhnya.(yve)



    SHARE
    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini