presiden-tanya-rp-12-juta-cukup-pkl-menjawab-kurangPresiden Joko Widodo menyapa pedagang di kawasan pedestarian Malioboro. (muhammad zukhronnee muslim/koranbernas.id)


Muhammad Zukhronnee Muslim
Presiden Tanya Rp 1,2 Juta Cukup? PKL Menjawab Kurang..
Berjalan Kaki di Malioboro, Jokowi Menyapa Pedagang dan Bagikan Bantuan Tunai
SHARE

KORANBERNAS ID, YOGYAKARTA -- Bahagia tak terkira dirasakan Sumirah (76), Sabtu (19/10/2021), saat bertemu dengan orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo. Rapi menggunakan kebaya hitam bermotif bunga Sumirah sejak pagi menunggu Presiden di kawasan pedestarian Malioboro, tepat di seberang barat gapura Ketandan.


Perempuan yang sudah lebih dari sebelas tahun menjajakan bakpia di Pasar Beringharjo ini tampak gelisah saat beberapa kali petugas Paspampres mengatur posisi duduknya agar nyaman saat bertemu Presiden. Beberapa kali dia tampak mengatur posisi duduk sembari membenarkan letak face shield yang dikenakan.


Penantian hampir dua jam terbayar. Tepat pukul 09:18 Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Mensesneg RI Pratikno dan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto datang.

Keempat pejabat tersebut berjalan kaki dari Istana Negara Gedung Agung Yogyakarta menuju kawasan pedestarian Malioboro yang berjarak 500 meter dari tempat Sumirah menunggu.


Sumirah menjadi simbol orang pertama yang mewakili sejuta pedagang kaki lima (PKL) dan warung kecil yang terdampak pandemi Covid-19 di seluruh Indonesia yang mendapat bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah.

“Saya meresmikan dimulainya bantuan tunai untuk pedagang kaki lima dan warung-warung kecil,” ujar Jokowi yang disambut tepuk tangan warga di kawasan ikon pariwisata DIY tersebut.

Menurut Presiden, pemerintah menyalurkan BLT kepada 1 juta PKL di seluruh Indonesia. BLT yang dibagikan kepada PKL sebesar Rp 1,2 juta. Dalam progam BLT kali ini, bantuan pemerintah disalurkan oleh TNI dan Polri. Untuk DIY, pembagian BLT di Malioboro merupakan yang pertama kalinya.

“Cukup ndak satu juta dua ratus ribu?” tanya Jokowi.

“Kurang,” serempak pedagang kaki lima dan pengunjung yang menunggu Jokowi di kawasan pedestarian Malioboro menjawab.

“Cukup, menurut hitungan kita cukup,” timpal Jokowi sambil tersenyum.

Selanjutnya Presiden Jokowi memberikan uang tunai kepada Sumirah sebagai simbol orang pertama yang menerima bantuan tersebut. Sejumlah 12 lembar uang pecahan seratus ribu dalam pouch plastik diterima Sumirah.

“Saya senang, bertemu dengan Pak Jokowi dan Ngarsa Dalem,” ujar warga Pajeksan ini.

“Uangnya buat saya tabung dan buat modal usaha, agar lancar cari makannya,” ungkapnya.

Warga Pajeksan ini berharap kedatangan Presiden dan mulai bergeliatnya sektor pariwisata maka perekonomian bisa kembali pulih. Pandemi Covid-19 bisa segera berakhir dan pedagang bisa beraktivitas seperti sebelumnya.

Ya semoga cepat berakhir (pandemi), saya sudah berjualan bapkia sebelas tahun ini dan karena pandemi akhirnya tidak banyak laku,” paparnya. (*)


TAGS: malioboro pkl 

SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini