prodi-mpgv-uad-mengabdi-ke-sd-muhammadiyah-wonosariProdi MPGV UAD melaksanakan program PPM di SD Muhammadiyah Wonosari. (Istimewa).


Siaran Pers
Prodi MPGV UAD Mengabdi ke SD Muhammadiyah Wonosari

SHARE

KORANBERNAS.ID, WONOSARI -- Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Prodi Magister Pendidikan Guru Vokasi (MPGV), telah menyelenggarakan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PPM) berupa pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran elektronik dan pembelajaran kreatif/inovatif di SD Muhammadiyah Wonosari  yang dikelola oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonosari Gunungkidul.


Siaran pers yang diterima koranbernas.id hari Kamis (11/8/2022) menyatakan, pelatihan tersebut dilakukan di SD Muhammadiyah Wonosari, Kalurahan Tawarsari, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul pada hari Sabtu, 6 Agustus 2022 dan Minggu 7 Agustus 2022.


Menurut Dr. Tri Kuat, M.Pd., dosen Magister Pendidikan Guru Vokasi (MPGV) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) selaku pengabdi menyatakan, tujuan kegiatan tersebut adalah upaya untuk meningkatkan pengetahuan guru  SD Muhammadiyah Wonosari, tentang  pembelajaran yang berkualitas, dengan menggunakan midel pembelajaran kreatif dan inovatif yang didukung dengan pemanfaatan media elektronik dalam pembelajaran. Narasumber pelatihan  media pembelajaran elektronik seharusnya dilakukan oleh Arief Kurniawan, S.Pd., M.Pd., dosen Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif (PVTO) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Namun yang bersangkutan baru sakit, sehingga diwakilkan kepada Theo Raharjo, S.T. mahasiswa MPGV Universitas Ahmad Dahlan.

Proses pelaksanaan pelatihan dibantu oleh mahasiswa S2 Prodi MPGV yaitu Agus Widodo, S.Kom dan Agus Maryanto, S.Pd,  sebagai Co Trainer untuk pelatihan pembuatan media pembelajaran elektronik. Kegiatan tersebut mendapatkan dana LPPM UAD, sebagai program PPM Internal UAD.


Menurut kepala sekolah Nia Astarina, S.Pd., kegiatan pengabdian masyarakat menambah wawasan guru dalam melaksanakan pembelajaran yang kreatif dan inovatif serta menambah ketrampilan guru dalam membuat media pembelajaran elektronik. Harapannya dengan pembelajaran yang berkualitas, peserta didik dapat belajar dengan semangat dalam pembelajaran yang menyenangkan, sehingga hasil belajar lebih meningkat. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini