Selasa, 17 Mei 2022,


program-gatotkaca-milik-pemkab-sleman-jadi-finalis-inovasi-publik-2021Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo rapat virtual menyampaikan presentasi sekaligus wawancara terkait inovasi Gatotkaca. (istimewa)


Nila Hastuti
Program Gatotkaca Milik Pemkab Sleman Jadi Finalis Inovasi Publik 2021

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN – Program Gatotkaca (Gerakan Totalitas Suka Membaca) milik Pemerintah Kabupaten Sleman terpilih menjadi finalis Top 15 Inovasi Pelayanan Publik Kelompok Replikasi pada Ajang Kompetisi Inovasi pelayanan Publik (KIPP) 2021. Event ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).


Inovasi di bidang pendidikan tersebut berhasil lolos seleksi dari 260 proposal yang diikuti oleh kabupaten/kota lainnya. Kemenpan RB mengundang seluruh bupati melakukan rapat secara virtual guna menyampaikan presentasi sekaligus wawancara terkait inovasi tersebut.


Kegiatan kali ini dihadiri tim Panel Independen (TPI) KIPP 2021. Tampak Prof Dr JB Kristiadi, Sri Haruti Indah Sukmaningsih, Prof Dr R Siti Zuhro dan Haris Turino sebagai penguji.

Dari Smart Room Dinas Kominfo Sleman, Senin (5/7/2021),  Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menjelaskan Inovasi Gatotkaca memiliki beragam kelebihan.


Dia menyebutkan, program ajakan membaca yang meliputi morning reading, break reading, home reading dan time to create telah diimplementasikan di SD Negeri Kaliduren Sumberagung Moyudan.

Sekolah tersebut menerapkan kebiasaan membaca pada pagi hari sebelum memulai aktivitas belajar mengajar. Saat pandemi, kegiatan itu menggunakan e-book yang dikirimkan melalui google classroom. Ada juga mendongeng, sapaan dalam tiga bahasa, orang tua bertutur, kemudian dilanjutkan membuat mading, cerpen, kliping, puisi maupun sinopsis.

Penggunaan inovasi tersebut terbukti meningkatkan minat baca siswa. Data yang dihimpun Pemkab Sleman, jumlah kunjungan perpustakaan dan peminjaman buku terus meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Hal tersebut dapat dilihat dari tahun 2016 jumlah kunjungan kunjungan ke perpustakaan sebanyak 8.008 sedangkan pada tahun 2019 sejak program ini diterapkan menjadi 9.724 kunjungan,” katanya.

Kustini berharap program Gatotkaca berdampak meningkatnya prestasi para siswa SD Negeri Kaliduren Sumberagung Moyudan, serta meningkatkan minat baca masyarakat Sleman umumnya.

Inovasi yang dikembangkan Pemkab Sleman tersebut diharapkan meningkatkan layanan akses pendidikan. Selain itu, juga meningkatkan pemeratan mutu pendidikan dan meningkatkan tata cara pengelolaan pelayanan pendidikan.

Untuk mendukung program tersebut Pemkab Sleman memiliki program lain yakni pendampingan penguatan kompetensi guru, kerja sama dengan Balai Tekkomdik DIY dalam bentuk layanan literasi digital.

Layanan tersebut meliputi jaringan internet masuk seluruh padukuhan dengan nama program Free Wifi Padukuhan  guna menunjang pembelajaran daring, serta program belajar virtual Sembada Belajar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini