ps-indonesia-muda-naturindo-siap-hadapi-kompetisi-liga-3-dan-piala-suratin-2022Launching PS Indonesia Muda Naturindo Menghadapi Kompetisi Liga 3 & Piala Suratin 2022, Selasa (28/6/2022), di Ingkung Grobog Timoho Yogyakarta. (istimewa)


Sholihul Hadi
PS Indonesia Muda Naturindo Siap Hadapi Kompetisi Liga 3 dan Piala Suratin 2022

SHARE

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA – Lolos ke tingkat nasional, itulah target Persatuan Sepak Bola (PS) Indonesia Muda Naturindo. Klub sepak bola asal Yogyakarta ini pun siap menghadapi Kompetisi Liga 3 dan Piala Suratin.


Tekat tersebut disampaikan CEO PS Indonesia Muda Naturindo atau IM Naturindo, Muhammad Rivai, kepada wartawan di sela-sela Launching PS Indonesia Muda Naturindo Menghadapi Kompetisi Liga 3 & Piala Suratin 2022, Selasa (28/6/2022), di Ingkung Grobog Timoho Yogyakarta.


“Kita coba meraih prestasi, target tahun ini mudah-mudahan lolos nasional Liga Tiga,” ucapnya.

Meski dirasa sulit karena merupakan tahun pertama, untuk meraih target tersebut pihaknya saat ini fokus pada penguatan pembinaan pemain, di bawah pelatih Slamet Sumantri.


Pembinaan yang dilakukan PS Indonesia Muda Naturindo ini sekaligus bisa dijadikan role model pembinaan sepak bola di Yogyakarta. Selain fokus lebih memperkuat sistem dan fondasi IM Naturindo yang sudah berjalan dua tiga tahun tahun terakhir, juga memegang prinsip menjaga amanah dan kepercayaan dari sponsor.

PS Indonesia Muda Naturindo tidak akan melupakan SSB dari semua kelompok umur di DIY, bahkan merangkul beberapa klub anggota Askot PSSI Kota Yogyakarta untuk ikut bergabung. “Tidak menutup kemungkinan anggota Askot lain bisa berkolaborasi dengan IM Naturindo,” ungkapnya.

Ketua Umum PS Indonesia Muda Naturindo, Teguh Adhinugroho, juga optimistis tahun ini klub tersebut bisa mengikuti Liga Tiga dan Piala Suratin.

Pilihan itu bukan semata-mata ingin meraih jenjang liga berikutnya tetapi bagaimana caranya membangun pembinaan sehingga mampu berprestasi.

“Saya percaya, PS Indonesia Muda Naturindo terbiasa gotong royong. Kita ingin membangun ini dan berprestasi. Mohon doa restu dari Asprov dan Askot kita bisa mengikuti kegiatan ini, walaupun dengan fasilitas minim kita bermain bersih,” ujarnya seraya menambahkan dukungan dari perusahaannya bukan semata-mata berorientasi profit.

Sependapat dengan Teguh, Ketua Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) DIY, Syauqi Soeratno, sepakat materi pemain klub tersebut seluruhnya berasal dari DIY.

“Asprov PSSI DIY ingin mengajarkan aspek pembinaan sejak dari SSB (Sekolah Sepak Bola). Ini penting untuk memastikan pembinaan,” ujarnya saat menghadiri acara tersebut.

Dari acara launching kali ini, Ketua Askot PSSI Kota Yogyakarta, Susanto Dwi Antoro, merasa optimistis sepak bola ke depan akan menjadi sesuatu yang besar. Sepak bola menjadi olahraga yang paling disukai.

“Komitmen saya, setiap kali ditanya pekerjaan, saya jawab Ketua Askot PSSI Yogyakarta, sambilane anggota dewan,” kata dia sambil bercanda.

Belum lama, dirinya berdiskusi dengan jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga serta KONI bagaimana mengoptimalkan seluruh lapangan di Kota Yogyakarta untuk sepak bola, termasuk Lapangan Karang yang kini digunakan SSB IM Naturindo.

“Ke depan kami berkomitmen memperbaiki semua lapangan sepak bola di Kota Yogyakarta. Lapangan Mancasan juga. Hari ini sepak bola di Kota Yogyakarta harus dikemas sedemikian rupa, termasuk sarana dan prasarana, untuk menunjang industri sepak bola lebih maju,” tambahnya.

Selama empat tahun tampuk periode kepemimpinan Askot PSSI Kota Yogyakarta berada di tangannya, dia ingin membuat sejarah persepakbolaan, salah satunya adalah menyelesaikan seluruh lapangan sepak bola kemudian dipersembahkan untuk masyarakat.

“Kami juga berdiskusi dengan Disdikpora untuk mengangkat potensi pelatih muda dengan skema pembiayaan APBD, untuk meningkatkan lisensi,” kata dia.

Dalam kesempatan itu Susanto Dwi Antoro juga menyampaikan selamat dan sukses untuk IM Naturindo. Sebisa mungkin dirinya siap memberikan dukungan mengingat IM Naturindo tercatat sebagai anggota Askot dan menjadi bagian dari unsur pembinaan.

Yang pasti, pihaknya ingin membuka mata seluas-luasnya bahwa hari ini dunia sepak bola adalah industri. “Semoga muncul Naturindo-Naturindo lainnya. IM Naturindo ini menjadi pembuka untuk dicontoh,” tandasnya. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini