purworejo-kini-miliki-stadion-olahraga-berstandar-nasionalSesi foto bersama Ketua Askab PSSI Purworejo Angko Setiyarso Widodo, Pasiter Kapten Inf Sudirman mewakili Dandim 0708 Purworejo dan tamu undangan. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)


Wahyu Nur Asmani EW
Purworejo Kini Miliki Stadion Olahraga Berstandar Nasional

SHARE

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Kabupaten Purworejo kini memiliki stadion olahraga berstandar nasional bernama Stadion Olahraga Sarwo Edhie Wibowo. Di dalamnya terdapat lapangan sepak bola. Keberadaan stadion tersebut diharapkan akan meningkatkan prestasi olahraga khususnya sepak bola.


Ketua Askab (Asosiasi Sepakbola Kabupaten) PSSI Purworejo,  Angko Setyiarso Widodo, berusaha agar sepak bola Purworejo ke depan lebih baik lagi.


“Dengan adanya stadion berstandar nasional diharapkan prestasinya juga sesuai standar (yang diharapkan). Piye carane Purworejo punya tim Liga 2 agar sesuai dengan keberadaan stadion,” ungkapnya di hadapan peserta kongres, Minggu (26/6/2022).

Angko  bertekat sepak bola yang diasuhnya harus menjadi lebih baik. Peningkatan prestasi tidak hanya terletak pada kemampuan pemain melainkan juga harus disertai kematangan manajemen.


"Untuk meningkatkan manajemen organisasi PSSI atau Askab telah memiliki statuta. Di Jawa Tengah baru Kabupaten Purworejo satu-satunya Kabupaten yang memiliki statuta," jelasnya.

Sekretaris Umum (Sekum) Asprov PSSI Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Pur Widiastanto, saat membuka acara Ordinory Congres atau Kongres Biasa PSSI Kabupaten Purworejo tahun 2022 di Kafe Satria Bogowonto, Minggu (26/6/2022), menyatakan benar Askab PSSI Purworejo menjadi satu-satunya asosiasi sepakbola kabupaten yang sudah punya statuta.

“Purworejo pertama kali yang memiliki statuta, kemudian disusul Askab PSSI Kota Semarang," jelasnya.

Artinya, kegiatan yang distatuta oleh Askab Purworejo sudah terarah dan terukur baik di tingkat daerah maupun pusat.

Ditambahkan, kongres saat ini pun merupakan bagian dari statuta. Pur bahkan menyebut Asprov baru akan berkongres 16 Juli mendatang di Semarang dan ternyata Purworejo mendahalui.

Dia memuji kegiatan Askab Purworejo tidak lagi seperti asosiasi kabupaten, melainkan asosiasi kota level Jawa Tengah. Dirinya berharap hasil kongres menjadi acuan bagi pembinaan sepak bola di Kabupaten Purworejo.

Kongres dihadiri sekum PSSI Jateng, Ketua Askab PSSI Purworejo Angko Setyiarso Widodo, Ketua KONI Purworejo Sumaryanto, Kabid Olahraga Dinporapar Martinho Dos Santos, pengurus Askab serta pemilik klub liga 1, 2, 3 maupun praliga.

Pujian untuk Askab Purworejo juga datang dari ketua KONI Kabupaten Purworejo, Sumaryanto. "Adminstrasi Askab PSSI Purworejo yang paling bagus dibanding lainnya," ucapnya.

Sumaryanto menyebutkan ada dua pengurus Askab yang merangkap sebagai pengurus KONI.

Sedangkan Martinho Dos Santos mengungkapkan, terdapat beberapa kebijakan yang berpihak pada kegiatan. Yakni anggaran yang berubah setiap tahun, kadang naik kadang turun. Tapi untuk tahun 2022 sesuai dengan yang dikehendaki.

Kebijakan lain, kata Santos, yakni penyediaan sarpras. Mulai tahun lalu pemkab sudah membangun tribun untuk penonton di GOR Sarwo Edhi Wibowo. Tahun ini membangun lapangan.

Memang sempat terjadi perdebatan apakah membangun lapangan dulu atau sarpras penunjang. Akhirnya diputuskan lapangan dulu baru sarana pendukung.

Terkait standar lapangan, menurut Santos, diadopsi dari lapangan bola di Stadion Mandala Krida Yogyakarta. “Saya setuju prestasi disamakan dengan standar lapangan. Pemda dan masyarakat merindukan sepak bola Purworejo bisa berprestasi di tingkat Kedu, provinsi dan nasional,” kata Santos.

Pada kesempatan itu Askab PSSI Purworejo menyerahkan award atau penghargaan kepada Dandim 0708 Purworejo atas partisipasinya dalam hal percepatan kemajuan sepak bola di Kabupaten Purworejo.

Piagam yang diserahkan Ketua Askab PSSI Purworejo, Angko Setiyarso Widodo diterima Pasiter Kapten Inf Sudirman, mewakili Dandim. (*)


TAGS: Purworejo  stadion 

SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini