atas1

Ribuan Orang Ikuti Apel Kebangsaan di Solo

Selasa, 21 Mei 2019 | 23:02:20 WIB, Dilihat 335 Kali - Oleh Redaktur

SHARE


Ribuan Orang Ikuti Apel Kebangsaan di Solo Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi dan Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel memeriksa pasukan saat memimpin apel kebangsaan. (istimewa)

Baca Juga : Aparat Tidak Boleh Jadi Bagian dari Konflik


KORANBERNAS.ID -- Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi dan Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel memimpin apel kebangsaan memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-111 di depan Plaza Manahan Solo, Selasa (21/05/2019) sore.

Apel kebangsaan kali ni diikuti sedikitnya 5.000 orang terdiri dari personel TNI, Polri dan elemen masyarakat di wilayah Solo Raya. Semua peserta mengenakan ikat kepala merah putih.

Hadir pula Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Rafael Granada Baay, Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, Kapolresta Surakarta Kombes Ribut Hari Wibowo, Kapolres dan Dandim se-Solo Raya  serta Forkopimda Solo.

Kapolda Jateng mengatakan, apel kebangsaan dimaksudkan untuk menggelorakan kembali kebangkitan nasional yang sesungguhnya merupakan suatu rasa kebangsaan.

“Rasa kebangsaan merupakan suatu keinginan kuat rakyat Indonesia menjadi satu bangsa dari berbagai perbedaan.

"Apel ini diharapkan bisa menggelorakan kembali rasa kesatuan, rasa persatuan dan rasa perjuangan dari para pendiri kita yang sudah susah payah menyatukan perbedaan di negara Indonesia menjadi satu bangsa yaitu bangsa Indonesia," ujarnya kepada wartawan usai acara.

Mayjen TNI Mochamad Effendi dan Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel. (istimewa)

Apel kebangsaan juga dalam rangka melaksanakan konsolidasi kekuatan TNI, Polri bersama dengan elemen masyarakat dalam rangka mengamankan wilayah Solo Raya serta seluruh wilayah Jawa Tengah.

"Kita bersama-sama di sini bahu membahu berpegang erat untuk menjaga situasi keamanan yang tetap kondusif di Wilayah Solo Raya dan Jawa Tengah," tambahnya.

Kapolda juga mengatakan potensi gerakan penolakan hasil pemilu di Jawa Tengah relatif kondusif dan bisa dikendalikan dengan baik. "Siaga 1 telah ditetapkan mulai hari Selasa sampai hari Sabtu untuk anggota Polri seluruh Indonesia," ucapnya.

Pangdam IV/Diponegoro mengungkapkan situasi dan kondisi wilayah di Jatemg relatif aman dan kondusif. Semua berkat kerja sama yang baik dan peran serta seluruh komponen masyarakat yang guyub rukun.

Mayjen TNI Mochamad Effendi juga mengingatkan pada bulan puasa yang penuh berkah ini sudah saatnya merajut kembali persatuan dan kesataun antaranak bangsa.

"Kita lupakan perbedaan-perbedaan yang ada selama ini. Selanjutnya marilah kita perkokoh persaudaraan dan persatuan untuk kemajuan serta kesejahteraan bangsa Indonesia," tandas Pangdam. (iry)



Selasa, 21 Mei 2019, 23:02:20 WIB Oleh : Redaktur 1717 View
Aparat Tidak Boleh Jadi Bagian dari Konflik
Selasa, 21 Mei 2019, 23:02:20 WIB Oleh : Redaktur 271 View
Saat Anggota TNI Bagikan Takjil Gratis
Selasa, 21 Mei 2019, 23:02:20 WIB Oleh : Nila Jalasutra 225 View
Jadi CPNS Tidak Boleh Seenaknya

Tuliskan Komentar