Rabu, 04 Agu 2021,


sandiaga-uno-kunjungi-desa-wisata-pentingsariMenparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno berkunjung ke Desa Wisata Pentingsari, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Sabtu (5/6/2021). (istimewa)


Nila Hastuti
Sandiaga Uno Kunjungi Desa Wisata Pentingsari

SHARE

KORANBERNAS.ID,SLEMAN-- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno, bersama rombongan yang berkunjung ke Desa Wisata Pentingsari, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Sabtu (5/6/2021) siang. Kunjungan Menparekraf yang didampingi Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mendampingi ini bertujuan untuk melihat langsung potensi wisata serta pengelolaan yang ada di Desa Wisata Pentingsari.


"Bulan Maret kemarin kan Pentingsari baru saja mendapatkan penghargaan Desa Wisata Berkelanjutan tahun 2020 dari Kemenparekraf. Nah ini pak Sandiaga ingin melihat langsung Desa Wisata Pentingsari ini," jelas Kustini.

  • Bupati Sleman Ingin Warganya Minum Air Produk PDAM
  • Kebun Sekolah Ini Ditata Serupa Goa Pindul

  • Kustini juga mengatakan bahwa Desa Wisata Pentingsari mampu menjalin sinergitas yang baik dengan masyarakat sekitar dan juga pemerintah. Maka dengan pengelolaan yang baik tersebut, diharapkan Desa Wisata Pentingsari bisa terus eksis dan berkelanjutan.

    "Harapannya terus bisa jadi Desa Wisata andalan di Kabupaten Sleman," tuturnya.

  • Produk Tenun ATBM Tidak Terpengaruh Industri Modern
  • Warga Desa Lebih Taat Bayar Pajak

  • Sandiaga mengapresiasi Desa Wisata Pentingsari yang mampu tumbuh dan berkembang sejak dibentuknya pada 2008 lalu. Menurutnya hal ini karena Desa Wisata Pentingsari memiliki komitmen serta pengelolaan baik, sehingga desa wisata ini dapat bertahan dan berkelanjutan.

    "Ini menjadi inspirasi untuk desa wisata yang lain," kata Sandiaga.

    Agar desa wisata tetap bisa eksis, dikatakan Sandiaga ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Diantaranya keterbukaan, transparansi, keterlibatan masyarakat, prinsip keadilan, inovasi, adaptasi dan kolaborasi. Maka dia berharap desa wisata tidak hanya bertahan satu atau dua tahun saja, namun dapat berkelanjutan.

    "Jadi tidak hanya one hit wonder, hanya satu dua tahun tapi setelah itu tidak berkelanjutan," ungkapnya. (*)



    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini