Sandiaga Uno Membuat Celengan “Jarwo’

236
Sandiaga Uno belajar membuat keramik di Nangsib Keramik Kasongan, Kamis (30/08/2018) sore. (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang juga pengusaha sukses, Sandiaga Uno, mengunjungi beberapa lokasi di Bantul, Kamis (30/08/2018).

Dia mengawali kegiatannya dengan menggelar dialog milenialpreneur di Joglo Sorowajan Baru Banguntapan, yang dihadiri sekitar 300 pengusaha muda DIY.

Di tempat ini Sandi memberikan trik dan tips agar bisa sukses menggeluti bisnis. “Jadi pengusaha jangan baperan. Ketika gagal jangan langsung menyerah, tapi bangkit lagi dan berusaha hingga berhasil. Jangan putus asa,” kata Sandi yang tampil santai dengan kaos biru berkerah dan celana cokelat muda ini.

Pengusaha muda, menurut dia, harus membuat inovasi sehingga produknya mampu menaklukkan pasar dalam negeri sebelum akhirnya melaju ke ekspor.

“Kuasai pasar lokal kita. Setelah itu bergerak ke luar. Ini butuh dukungan dari masyarakat juga yang harus mencintai produk negaranya sendiri,” kata Sandi.

Baca Juga :  Wartawan BBC London Berbagi Pengalaman di SMPN 1 Bukateja

Usai bertemu para pengusaha muda, Sandiaga Uno kemudian melanjutkan silaturahim ke kediaman Ketua PP Aisyiyah Siti Noordjanah dan mengakhiri kunjungan di “Nangsib Keramik” milik pengusaha muda, Dicky Bisma Saputra di Kasongan.

Cawapres Sandiaga Uno tampil dalam Dialog Milenialpreneur di Angkringan Joglo Sorowajan Baru Banguntapan, Kamis (30/08/2018) sore. (sari wijaya/koranbernas.id)

Di  tempat ini Sandiaga belajar membuat celengan tokoh kartun “Jarwo”. Tanpa sungkan, Sandi yang terlihat segar dengan balutan kemeja panjang warna biru muda itu memencet-mencet tanah liat sebagai bahan keramik di atas cetakan gipsum yang telah disiapkan.

“Saya tertarik sekali dengan inovasi yang dilakukan di Kasongan yakni pengembangan wisata berbasis keramik. Wisatawan bisa belajar membuat keramik di sini dan ini jadi sebuah wisata yang menarik,” kata Sandi.

Nantinya potensi keramik ini akan dijadikan pilot project untuk program One Kecamatan One Center For Enterprenuership (OKOC). Jika berhasil OKOC akan ditularkan di seluruh tanah air.

Baca Juga :  Hapus Stigma Nuklir Identik Bom

Sandi berharap tingkat perekonomian di negara ini terdongkrak. Di negara maju jumlah enterpreneur 7 hingga 10 persen sementara di Indonesia baru pada angka 5 persen.

“Ini yang harus terus kita dorong agar semakin banyak peluang usaha di seluruh tanah air,” katanya.

Sementara Bisma mengatakan Sandi membuat celengan Jarwo yang jika sudah dibakar kemudian dijual harganya Rp 35.000.

“Tadi telapak tangan Pak Sandi sudah dicap dan akan kita bakar untuk kita pajang sebagai kenang-kenangan bagi warga Kasongan,” kata Bisma. (sol)