sayap-malaikat-disiapkan-untuk-orang-yang-mengajarkan-ilmuKH Zuhrul Anam Pengasuh PP Attaujieh memberikan pengajian dalam rangka Khotmil Quran dan Haul Muassis Ponpes Pesawat, di Wates Senin (22/8/2022). (anung marganto/koranbernas.id)


Anung Marganto
Sayap Malaikat Disiapkan untuk Orang yang Mengajarkan Ilmu

SHARE

KORANBERNAS.ID, KULONPROGO -- Malaikat punya sayap dihamparkan untuk alas orang-orang yang nggulawentah (mendidik dan mengasuh) ilmu. Semua makhluk di bumi ini mendoakan orang yang mendidik serta mengasuh ilmu.


Hal ini disampaikan KH Zuhrul Anam Hisyam (Gus Anam) selaku Pengasuh Pondo Pesantren (PP) Attaujieh Banyumas dalam Majelis Khotmil Quran dan Haul Muassis Pondok Pesantren Al-Quran Wates (Pesawat) di Kedungpring Giripeni Wates Kulonprogo, Senin (22/8/2022) malam.

  • Undang Gus Miftah, Warga Desa Bantul Galang Dana untuk Sulteng
  • PSK hingga Pejabat Hadiri Pengajian Gus Miftah

  • Gus Anam menyampaikan surganya ahli ilmu dengan khalayak umum tempatnya jauh berbeda. Perbedaannya 100 derajat  karena ahli ilmu ditinggikan tingkatannya berbeda dengan khalayak umum.

    “Malaikat punya sayap untuk disiapkan kepada orang yang mengajarkan ilmu tersebut. Makhluk di bumi selalu mendoakan orang yang mengajarkan ilmu agama untuk mendapatkan surga yang tinggi tingkatannya,” kata Gus Anam.


    Gus Anam menyampaikan ada salah seorang alumnus santri yang telah delapan tahun mondok, tetapi setelah lulus pondok mendirikan kuda lumping.

    “Saat menjelang akhir hayatnya beliau ingat saat hidup di pesantren. Dirinya kemudian mendirikan mushala, menjadi ketua Yasinan sampai akhir hayatnya,” jelasnya.

    Gus Anam menerangkan dengan keistimewaan menjadi santri tersebut sehingga diakhir hayatnya dapat istikomah untuk tetap berjuang kepada agama.

    Kabag Kesra Pemkab Kulonprogo Heri Darmawan mengatakan Pemkab Kulonprogo sangat mengapresiasi Khotmil Quran dan Haul KH Amirudin, KH. Chamim dan KH. Chasan Tholabi.

    “Pembangunan Sumber Daya Manusia menjadi tanggung jawab bersama tidak hanya Pemkab Kulonprogo akan tetap seluruh pemangku  kepentingan. Di sini peran pondok pesantren menjadi sangat penting untuk membina generasi yang berakhlakul karimah,” kata Heri.

    Heri memohon doa restu Pemkab Kulonprogo dapat menjalankan program-program pemerintah dengan baik sehingga dapat mensejahterakan seluruh warga.

    Pengasuh Ponpes Pesawat, KH Ahmad Suadi Chasan Tholabi,  menyampaikan banyak terima kasih atas segala bantuan yang diberikan kepada kami hingga acara ini berjalan lancar.

    “Semoga kekompakan serta semangat dari seluruh alumni Ponpes Pesawat melalui kegiatan Khotmil Quran dan Haul Muassis Ponpes Pesawat dapat berdampak pada kemajuan pondok untuk membantu program pembangunan dari pemerintah,” ujar Kiai Suadi.

    Hadir dalam acara tersebut mantan Bupati Kulonprogo H Sutedjo, Panewu Wates Setiawan Tri Widada, Kapolsek Wates Kompol Sudarno, Kepala KUA Latif Fuad Nurul Huda, Pengasuh Ponpes Al Hidayah KH Muhamad Luthfi Hakim, Lurah Giripeni Iswanto Adi Saputro. (*)


    TAGS: Ponpes  Pesawat 

    SHARE
    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini