Sabtu, 15 Mei 2021,


semangat-kartini-tak-boleh-terkikisGBRAy Paku Alam X menghadiri peringatan Hari Kartini di Korem 072/Pamungkas. (rosihan anwar/koranbernas.id)


Rosihan Anwar
Semangat Kartini Tak Boleh Terkikis

SHARE

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Sebuah acara untuk memperingati sosok Raden Ajeng Kartini sebagai tokoh emansipasi di Tanah Air digelar Kamis (22/4/2021) di Makorem 072/Pamungkas.


Christine Ibnu Bintang Setiawan selaku Ketua Dharma Pertiwi Korcab DIY dalam sambutannya mengajak generasi saat ini harus terus mengingat sosok Kartini. Bagi Christine, sosok RA Kartini tidak boleh terkikis di tengah pandemi yang melanda.


“Sesuai tema Perempuan yang Menginspirasi, Mandiri dan Bermanfaat untuk Negeri, saya mengajak seluruh warga negara Indonesia, terutama generasi muda senantiasa mengenang dan menyegarkan kembali ingatan akan Kartini,” ujarnya.

Istri dari Komandan Korem 072 Pamungkas Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan SIP MM tersebut menekankan perjuangan Kartini tak dapat lepas dari sejarah panjang pergulatan bangsa Indonesia meraih kemerdekaan.


“Kita harus memahami pentingnya pemahaman dan penghayatan serta arti perjuangan Kartini sebagai kebangkitan kaum perempuan yang tak terpisahkan dari kebangkitan bangsa Indonesia,” kata Christine.


Pada peringatan Hari Kartini yang diselenggarakan di Makorem 072 Pamungkas Jalan Reksobayan 4 Kalurahan Ngupasan Kota Yogykarta kali ini, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutannya dibacakan Asisten Sekda Tri Saktiyana mengatakan, perempuan di balik sosok yang lemah lembut ternyata menyimpan kekuatan besar yang tak pernah disadari oleh kaum perempuan sendiri.


“Perempuan dapat melaksanakan berbagai peran sekaligus dalam kehidupannya secara berimbang. Mulai dari menjadi istri bagi suami, menjadi ibu bagi anak-anak bahkan menjadi wanita karier. Inilah istimewanya perempuan sebagai sosok multitasker,” ungkapnya.

Gubernur DIY berharap pada era disrupsi informasi saat ini wanita harus mampu merefleksikan diri sebagai sosok Kartini yang berpengetahuan luas sehingga dapat memilah informasi yang diterima.

“Kartini modern adalah refleksi sosok perempuan literat, yang dicapai dengan pengerahan kapasitas untuk menjadi sosok yang tangguh, senantiasa berpikir kritis merawat iklim intelektual melalui aktivitas berdasarkan pengetahuan,” ujar Sultan.

Peringatan Hari Kartini tingkat DIY di Makorem 072 Pamungkas juga dihadiri permaisuri Pura Pakualam yang juga istri Wakil Gubernur DIY yaitu GBRAy Paku Alam X.

Acara diakhiri pemberian penghargaan kepada perempuan yang menginspirasi di antaranya I Made Dyah Agustina SPd MSn (INEM JOGJA),

Diserahkan pula hadiah Lomba menulis cerita Kartini kepada Juara 1 Florentina Rachel (SMAN 8 Kota Yogyakarta), Juara 2 Wahyu Ginarti Utami (SMAN 2 Bantul) dan Juara 3 Maharani Amelia Putri (MAN 5 Sleman) serta Juara Harapan 1 Ananda Puspita Sari (SMAN 1 Sleman) dan Juara Harapan 2 Nicky Nanda Putri dari SMKN 1 Pengasih. (*)



SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini