Senam Massal dan Lagu “Ternyata Cinta” Warnai Safari Politik AHY di Kebumen 

91
AHY bersama KH Yazid Mahfuds dan ketua DPC Partai Demokrat, sarapan pagi bersama di Alin-alun Kebumen. (Nanang WH/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID—Safari politik Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jawa Tengah hari Sabtu-Minggu (14-15/04/2018) singgah di Kabupaten Kebumen. Di wilayah ini, AHY ikut nyemplung dalam berbagai kegiatan, termasuk senam massal dan bernyanyi bersama simpatisannya. Lagu yang dipilih AHY saat bernyanyi bersama, adalah “Ternyata Cinta” yang dipopulerkan Padi.

Kebumen sendiri, merupakan kota ke-14 yang disinggahi AHY dalam safari politiknya jelas Pilpres 2019. Putra sulung Presiden ke-VI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini, menyempatkan diri mendatangi berbagai komunitas, sebelum kembali ke Jakarta.

Kunjungan AHY diawali dengan menyambangi sebuah komunitas di sebuah café di Kota Kebumen, Sabtu malam. Tidak sampai 1 jam, AHY menyambangi komunitas di cafe ini. Setelah menyampaikan pesan dan pernyataan, AHY menyanyi bersama band di café.

Safari dilanjutkan  Minggu pagi, dengan mengunjungi car free day (CFD), di Alun-alun Kebumen. Kali ini, AHY dan rombongannya ikut senam bersama dengan peserta CFD. Sama seperti ketika menyambangi komunitas-komunitas, AHY diajak foto bersama. Kebanyakan generasi muda, pemilih muda di Kebumen.

Kepada media Sabtu malam,  AHY yang didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Kebumen Joko Budi Sulistyanto  mengatakan, selama perjalanannya di Jawa Tengah, cara-cara ini dilakukan yakni menyambangi komunitas.

Interaksi yang dibangun begitu cair dan jauh dari kesan formal. Cara ini, memungkinkan AHY langsung bertemu muka dengan anggota komunitas yang ia sebut pemilih. Pada kesempatan itu diceritakan tantangan dan peluang bangsa ke depan, sehingga simpatisan dari kalangan anak-anak muda, diharapkan tergerak hatinya untuk berpacu memenangkan kompetisi.

Menurut AHY, generasi muda, secara elektoral jumlahnya banyak, 52 persen dari jumlah pemilih. Mereka diajak, agar tidak skeptis, agar tidak apatis dengan election/pemilu, yang diselenggarakan 5 tahun sekali. Generasi muda diajak ikut dalam pemilu, untuk menentukan arah kemana. Tentu dengan menggunakan hak pilihnya,  di TPS-TPS pada  pemilu serentak tahun 2019.

AHY berharap, politik di Indonesia ke depan, bukan  politik yang gontok-gontokan, seperti yang terlihat di media  massa. Politik  bergerak ke arah politik  yang naik kelas. Tidak gontok-gontokan antar pengamat atau pendukung, tetapi politik yang  menginspirasi, tidak dengan intrik-intrik, sehingga politik menjadi menjadi sesuatu yang menyenangkan.(SM)