setiap-keluarga-harus-mengawasi-anggotanyaBupati Sleman Kustini Sri Purnomo menghadiri evaluasi Desa Binaan Keluarga Sakinah (DBKS) di Kalurahan Mororejo Kapanewon Tempel. (istimewa)


Nila Hastuti
Setiap Keluarga Harus Mengawasi Anggotanya

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo kembali menghadiri evaluasi Desa Binaan Keluarga Sakinah (DBKS), kali ini di Kalurahan Mororejo Kapanewon Tempel, Selasa (26/7/2022).


Kustini mengatakan upaya mencapai kesejahteraan dan keharmonisan masyarakat harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga.


Melalui program DBKS diharapkan setiap keluarga dapat saling mengawasi anggotanya guna mengantisipasi dari kegiatan-kegiatan yang menyimpang.

"Bagi yang memiliki anak remaja juga harap dipantau. Agar tidak terjerumus pada kenakalan remaja dan kejahatan jalanan," kata Kustini.


Dia juga mengapresiasi kegiatan-kegiatan positif yang telah dilaksanakan masyarakat Kalurahan Mororejo. Kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan untuk keperluan evaluasi, namun ke depan bisa terus berkelanjutan.

Lurah Mororejo, Jaka Ristanta, menyebut ada beberapa kegiatan yang telah disiapkan untuk evaluasi DBKS. Di antaranya pembinaan masjid dan majelis taklim, pengurusan jenazah korban Covid-19, pengelolaan zakat, kurban dan wakaf, serta pembinaan pada bidang pendidikan, ekonomi dan kesehatan.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Sleman, Mustadi, mengatakan setidaknya ada lima hal yang dijadikan acuan evaluasi DBKS. Di antaranya kehidupan beragama, pendidikan keluarga, kesehatan keluarga, ekonomi keluarga dan hubungan fungsional dengan lingkungan.

Mustadi  menjelaskan saat ini sudah ada 75 kalurahan yang telah dicanangkan sebagai DBKS. Tahun ini ditargetkan enam kalurahan yang dicanangkan sebagai DBKS. Sedangkan evaluasi DBKS untuk lima kalurahan lainnya dilaksanakan tahun depan. (*)


TAGS: DBKS  Sleman 

SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini