tersangka-gagal-jual-motor-hasil-kejahatannyaKapolsek Kutowinangun Iptu Sugiyanto dan Kasubbag  Humas Polres Kebumen AKP Suparno menunjukan tersangka dan barang bukti pencurian. (istimewa)


nanang
Tersangka Gagal Jual Motor Hasil Kejahatannya

SHARE

KORANBERNAS.ID -- Dua  tersangka pencurian dengan pemberatan punya cara kekinian menjual motor hasil kejahatannya melalui sosial media dengan cara pembayaran cash on delivery (COD). Namun niat itu gagal terlaksana karena polisi berhasil membekuk keduanya, kurang dari 20 jam setelah kejadian.


“Agar cepat laku saja, belum sempat posting motor,“ kata  tersangka SAD (26), warga Desa Ambarwinangun Kecamatan Ambal Kebumen di Mapolsek Kutowinangun Polres Kebumen,   Rabu (24/4/2019). Pernyataan itu dinyatakan benar oleh tersangka Idtn (25) warga Desa Lumbu Kecamatan Kutowinangun Kebumen.

  • Rakyat Palestina Sangat Mengenal Indonesia
  • Sejumlah 17 Grup Karawitan Bersaing di Ajang Festival

  • Kapolsek Kutowinangun Iptu Sugiyanto SH didampingi Kasubbag Humas Polres Kabumen AKP Suparno kepada wartawan mengungkapkan, niat membobol rumah Eni Maryati, pertama kali muncul dari tersangka Idtn.

    Rumah korban dipilih karena suami korban menjadi tenaga kerja Indonesia di Brunei Darusalam. Tersangka Idtn mengajak tersangka SAD, bersama sama membobol rumah korban.

  • Wanita Miliki Pengaruh Besar di Era Revolusi Industri
  • Dua TPS di Bantul Gelar Pemilu Ulang

  • “Kejadiannya Jumat (12/4/2019) sekitar jam 01:00 dini hari, kedua tersangka ditangkap siang harinya,“ kata Iptu Sugiyanto.

    Beberapa petunjuk yang memudahkan penyelidikan, tidak lama setelah kejadian, tersangka Idtn tidak berada di rumah.

    Masih aktifnya nomor telepon seluler milik korban juga menjadi petunjuk. Kedua tersangka diringkus ketika tidur di rumah tersangka SAD. Barang bukti, motor dan handphone milik korban berhasil disita.

    Modus kejahatan mereka, tersangka Idnt masuk rumah korban dengan cara mencongkel jendela. Tersangka SAD mengawasi di luar rumah korban.

    Tersangka dengan mudah membawa kabur motor yang berada di ruang tamu, karena kunci pintu rumah dan kunci motor masih tergantung. “Kedua tersangka pernah punya niat menjual  motor milik Bu Eni melalui sosial media,“ kata Iptu Sugiyanto.

    Kasubbag Humas Polres Kabumen AKP Suparno mengimbau masyarakat agar menaruh kunci motor atau kunci rumah di tempat yang aman.

    “Menyimpan kunci rumah atau  kunci motor di tempat yang tersembunyi menyulitkan  pelaku kejahatan membawa motor,” ujarnya. (sol)



    SHARE
    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini