Selasa, 28 Sep 2021,


tidak-ada-pilihan-lain-kecuali-disiplin-prokesKetua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto. (istimewa)


Sholihul Hadi
Tidak ada Pilihan Lain Kecuali Disiplin Prokes

SHARE

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA --  Langkah disiplin protokol kesehatan atau prokes sebagai ikhtiar memutuskan mata  rantai penyebaran Covid-19 di DIY diharapkan bisa membuat warga sehat dan selamat.


Setidaknya, inilah harapan Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto. Dia mengajak warga di Sleman, Bantul, Kulonprogo, Gunungkidul serta Kota Yogyakarta disiplin melaksanakan protokol kesehatan sekaligus sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit bisa optimal dan risiko kematian ditekan seminimal mungkin.

  • PMI DIY Rintis Program Darah Gratis
  • Bila 4.000 Orang Senam Bersama

  • “Ini satu ikhtiar pencegahan agar kita sehat dan selamat dari risiko dampak Covid-19,” ujarnya, Selasa (3/8/2021).

    Merujuk data laporan Germas Cov DIY pada akhir Juli 2021 tercatat persentase angka kesembuhan mencapai 65,75 persen. “Kalau kita baca data ada 76.474 pasien dinyatakan sembuh Covid-19. Alhamdulillah, kita harapkan angka ini terus membaik, lebih banyak yang sembuh ke depan,” ucapnya.

  • Produk Berbahaya Masih Beredar, Beli yang Benar-benar Aman
  • Dusun Gedongan Jadi Kampung KB

  • Adapun persentase kasus kematian atau tingkat kematian sebesar 2,86 persen. Dengan disiplin prokes disertai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 harapannya ada kemajuan signifikan.

    “Kita dorong pemda terus memberikan akses pelayanan kesehatan dan memperkuat sistem layanan agar bisa melayani warga yang butuh pertolongan,” kata Eko Suwanto.

    Menurut dia, semangat untuk terus berdisiplin menjalankan protokol kesehatan guna memastikan langkah pencegahan penyebaran penyakit menular perlu terus digelorakan. Ini dimaksudkan agar semua pihak segera bangkit melawan Covid-19 dengan bersama-sama menjalankan langkah pencegahan.

    “Memasuki Agustus, bulan kemerdekaan RI, semangat bangkit melawan Covid-19 dengan disiplin menjalankan prokes sangat penting dan relevan. Harapan kita semua, bisa terbebas dan merdeka dari segala dampak penyakit menular,” kata dia.

    Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengajak jajaran Pemda DIY bersama masyarakat agar tidak akan mudah menyerah, dalam upaya cegah penyebaran penyakit menular tersebut.

    Melihat angka konfirmasi positif, kesembuhan dan jumlah warga yang meninggal akibat dampak penyakit menular, lebih jauh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY ini sepakat memang butuh ikhtiar dan kerja sama antara semua pihak.

    “Pemda DIY perlu bekerja keras memberikan pelayanan kesehatan dan memastikan akses layanan yang dibutuhkan. Warga disiplin menjalankan protokol kesehatan, rajin cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, pakai masker, hidup sehat dan  saling bantu memberikan pitulungan kepada sesama,” kata Eko.

    Vaksinasi

    Pada bagian lain terkait vaksinasi, dia menyampaikan untuk kelompok tenaga kesehatan (nakes) dosis satu sudah dilakukan terhadap 38.690 orang atau 114,,47 persen dari sasaran 33.799 orang.

    Vaksin dosis 1 untuk pelayanan publik 627.843 orang (187,55 persen) dari target 334.754. Kelompok lanjut usia untuk dosis 1 baru terlaksana untuk 229.034 orang (48,44 persen) dari 472.852 sasaran, untuk remaja baru dilakukan vaksin dosis 1 ke 17.452 (5,60 persen) dari 311.596, kelompok rentan difabel dan umum baru dilakukan kepada 258.966 (15,00 persen) dari sasaran 1.726.698.

    “Kita harapkan percepatan dan perluasan vaksinasi bisa segera tuntas untuk semua kelompok sasaran agar imunitas warga DIY terjamin. Laporan Germas COV DIY untuk vaksinasi dosis 1 baru terlaksana untuk 40,70 persen atau sebanyak 1.171.986 orang dari total cakupan DIY 2.879.699 sasaran. Sementara dosis dua untuk  kelompok sasaran nakes, pelayanan publik, lansia, remaja, kelompok rentan, difabel dan umum baru mencapai 473.614 atau masih 15.20 persen,” paparnya. (*)



    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini